This is default featured slide 1 title
Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.
This is default featured slide 2 title
Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.
This is default featured slide 3 title
Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.
This is default featured slide 4 title
Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.
This is default featured slide 5 title
Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.
Selasa, 25 Maret 2014
Fungsi Kuadrat
Fungsi kuadrat merupakan suatu fungsi yang pangkat terbesar variabelnya adalah 2. Mirip dengan persamaan kuadrat, namun berbentuk suatu fungsi.
Fungsi kuadrat dalam x mempunyai bentuk umum: f(x) = ax^2 + bx + c, dengan a. b. c suatu bilangan real dan a \neq 0.
Contoh: f(x) = 3x^2 + 5x + 7
Menentukan Grafik/Kurva Fungsi Kuadrat
Untuk menentukan grafik fungsinya pada koordinat Cartesius, tentukan titik potong terhadap sumbu x terlebih dahulu, dengan membuat f(x) = 0, kemudian cari akar-akarnya seperti pada persamaan kuadrat.Setelah itu, tentukan sumbu simetri grafiknya, yaitu garis yang membagi dua kurva fungsi tersebut pada sumbu x.Sumbu simetri dapat dihitung dengan menggunakan rumus: x = -\frac{b}{a}
Terakhir, tentukan titik puncak grafiknya, yaitu titik di mana kurvanya berbalik arah, atau berada pada titik maksimum.
Misalkan titik puncaknya adalah P, maka koordinat titik puncak dapat dihitung dengan menggunakan rumus: P(-\frac{b}{a}, -\frac{D}{4a}) dengan D merupakan nilai diskriminan fungsi tersebut.
Setelah mendapatkan titik-titik di atas, maka kita dapat menggambar grafik fungsi kuadrat dengan menghubungkan titik-titik diatas dengan garis yang berbentuk parabola.
Sifat-sifat Grafik Fungsi Kuadrat
Jika a > 0, maka grafiknya terbuka ke atas dan mempunyai titik balik minimum. (titik puncaknya mempunyai nilai terkecil) Jika a < 0, maka grafiknya terbuka ke bawah dan mempunyai titik balik maksimum. (titik puncaknya mempunyai nilai terbesar) Jika D merupakan diskriminan suatu fungsi kuadrat f(x) = ax^2 + bx + c, maka:
Jika D > 0, maka grafik y = f(x) memotong sumbu x pada dua titik yang berbeda
Jika D < 0, maka grafik y = f(x) menyinggung sumbu x pada satu titik.
Jika D < 0, maka grafik y = f(x) tidak memotong sumbu x
Rumus Bentuk Pangkat, Akar, dan Logaritma
a. Bentuk Pangkat
1). Jika n bilangan bulat positif dan a bilangan real maka a pangkat n didefinisikan sebagai berikut :

Pengertian pangkat tersebut diperluas, yaitu untuk
berlaku :


2). Sifat-sifat pengerjaan hitung bilangan berpangkat





b. Bentuk Akar
1). Jika a dan b bilangan real serta n bilangan bulat positif, maka :
![\inline \fn_cm a).\: \: b^{n}=a\, \Leftrightarrow \, \sqrt[n]{a}=b](https://lh3.googleusercontent.com/blogger_img_proxy/AEn0k_t-Q1wSwkbc86sdqe1aLgEdEbblElruydj06hdjdaN5fPu9NtYZoxSUrOg8th7jtW07LJpXlMQzqv8xtgqvlOJ9WNERrKK5sHMp0Bap_wfsZMnRRmkuh46yP5Fa82NBLaFnAGAVkLw7_JM5tPjdE06siK3xEf9frBJr43cU-Te9_-wZPguNmDidobbSYifOiSFpKEWrtPAHtdJ91F6pHbGORWqYtDrrB0Q4=s0-d)
![\inline \fn_cm b).\: \: \sqrt[n]{a}=a^{\frac{1}{n}}](https://lh3.googleusercontent.com/blogger_img_proxy/AEn0k_sRTeGRiGvs0mqm90Vx-_HMFqz_nVPa20jhgU9soOucyvvmA89GrD-mfSOT_0s7LJeZ1--GFGlLT6fojpaJcQ9LztH6v1ONXF5n7bcLiEXbgp5St-eerCX_1i8aElEVL2BfQbBW8aPBAo4cYlGP7-ue0-Sn2LvaXc2KJNJAWqhMEb_yaBEaRbkVk2O2UAiUg3QSxVsmKdI2lxo_bcg=s0-d)
2). Sifat-sifat bentuk akar.
![\inline \fn_cm a).\: \: \sqrt[n]{a^{m}}=a^{\frac{m}{n}}](https://lh3.googleusercontent.com/blogger_img_proxy/AEn0k_sT1w0464Zj-mPUt0c_GVpLoD5U0UtWnW3XG5ECy2z5Y7TiFpAgIAgAhp2CQIhaY4L1l5ml6zgrWgk39vCWp6cBaboQtrAFKZoHTyHjW6vpeoTzqiHVht2Lyu4_qgq5jZSS7lsNAgV25B2mlg7tLout2K2P518n6yjvgAq6eA0Pw9Ny5kjuNWMzntNEYDsHLfwBfgx8Yk8GXq43w7ilrj_kHNz7yaDyoQ=s0-d)
![\inline \fn_cm b).\: \: p\sqrt[n]{a}+q\sqrt[n]{a}=(p+q)\sqrt[n]{a}](https://lh3.googleusercontent.com/blogger_img_proxy/AEn0k_sgbVL1rzryy6uN4TdnK5rjZ3YHmV-vqcQ0Sugb_77QiavoxX0MwACCl_NVNgF8P6EonCgXOLKKGRYtY_BM_RLTSmK0YexbKtef2_x5TR_Sudt52n0tBfSwnsLRkbfsD4RteronDkMZm3DXgxoyJwHa9RYUNPXfQCvRbTlhuTe2jBw-OokjR-RYCKWho5XSkzvth9UqPSp06jgZaIcwRlSmG-C1FpuvFvfzzm6Vqyky2A=s0-d)
![\inline \fn_cm c).\: \: p\sqrt[n]{a}-q\sqrt[n]{a}=(p-q)\sqrt[n]{a}](https://lh3.googleusercontent.com/blogger_img_proxy/AEn0k_uw7btc0gFuEdSYx5jx3ZHb6g4s-6_hatU8qXdWCRUfHEyyIaLFklkxKUEl9smSnMCUSfuhhzMuiktrxbCK5SN-FO32Hoye9KvkF58lOPkBL3C5dMFtrLiwMP4uQvRAm3I25copLSJ1iMW9q7kxeool573G-udL4GV6qd5VUY3dAnwApilrpv_hEAzYy763jhVBS2ulchP4MauuTwIwGLr_6DkvMEfE26i9tCOoDBPcvQ=s0-d)
![\inline \fn_cm d).\: \: \sqrt[n]{a.b}=\sqrt[n]{a}\,\, x\, \sqrt[n]{b}](https://lh3.googleusercontent.com/blogger_img_proxy/AEn0k_vbzQPDE4sRElGqWtPKJYySy_awmntxAzm4vGx-D2ZgbQob5F-hee5tbRlX7ygJaYLC-KYiyKCcXEq05GmT3DyyELXlh1POl09snMG_na7aHRgndOyVa_efd2mj1Vqlu17qLJAcNKi2Ds3S00RCF1G4goeNhrGYtDoWE-uXHct-rKmYgXGLxRnJe8JQEMvZFnv2mBYrup46O-KwWp3twIqd5cn_VFfI-RlR5ICGL8XUOL4MH5H28R6c=s0-d)
![\inline \fn_cm e).\: \: \sqrt[n]{\frac{a}{b}}=\frac{\sqrt[n]{a}}{\sqrt[n]{b}}\, ,b\neq \neq 0](https://lh3.googleusercontent.com/blogger_img_proxy/AEn0k_tKtOonxMbwxC0YO_GLtbsstdhROeWiITlNJlhvmxRsKTqL6OtD9vfbQVEQgv1JpMCoJrPRKqhMaiIIHalHxIowmk2Cty7wX_Qwe9nif_72zf1v5JraHSbed97F28CqkwdSWiBORhjXLDHoWYWNyD13d20v15n7sMeh9bS2-YAmGneNGlFtWs4ftQ7xax5wZGGIZf7yHSRy1LHpt2LIhX1vWgOGID2EuCIjhVjbY88I4kKNNtftlLpAnf-JGHHAZJRFuRBA5QkQbJnVeR7GPJKoNe12P95PkS-xVux0hfFQxwIGLAG0=s0-d)
![\inline \fn_cm f).\: \: \sqrt[m]{\sqrt[n]{a}}=\sqrt[m.n]{a}](https://lh3.googleusercontent.com/blogger_img_proxy/AEn0k_vXt7FrDdAcpPo27AzhQaoS_jFftZbl32z0vA7GKJuPe5_h5R-0tp73R6fNpnFr_gJcgnjcvf1T34euFCZwiQIaXwUxNoYe-o_pYTmMvxyYZEn0zGGAAAa1q6NKU6G6VGA2_5MNfMgcPX4pwxlCZgRKPWtConF4uZryety_v7vnNU7caioB3MxGvTy7zmcLYp9y7Ky7J9qpz9nJy1c6HUJ0I4NrGZ0gYZv5=s0-d)
3). Merasionalkan penyebut pecahan bentuk akar



c. Logaritma
1). Jika a dan b bilangan positif dengan
maka berlaku :

Dari hubungan tersebut, diperoleh :



2). Sifat-sifat logaritma




1). Jika n bilangan bulat positif dan a bilangan real maka a pangkat n didefinisikan sebagai berikut :
Pengertian pangkat tersebut diperluas, yaitu untuk
2). Sifat-sifat pengerjaan hitung bilangan berpangkat
b. Bentuk Akar
1). Jika a dan b bilangan real serta n bilangan bulat positif, maka :
2). Sifat-sifat bentuk akar.
3). Merasionalkan penyebut pecahan bentuk akar
c. Logaritma
1). Jika a dan b bilangan positif dengan
Dari hubungan tersebut, diperoleh :
2). Sifat-sifat logaritma
Pengertian Matriks dan Jenis-Jenis Matriks
Bentuk Matriks
Penjumlahan dan pengurangan matriks
Penjumlahan dan pengurangan matriks hanya dapat dilakukan apabila kedua
matriks memiliki ukuran atau tipe yang sama. Elemen-elemen yang
dijumlahkan atau dikurangi adalah elemen yang posisi atau letaknya sama.
atau dalam representasi dekoratfinya
Perkalian Skalar
Matriks dapat dikalikan dengan sebuah skalar.
Contoh perhitungan :
Perkalian matriks
Matriks dapat dikalikan, dengan cara tiap baris dikalikan dengan tiap kolom, lalu dijumlahkan pada baris yang sama.
Contoh perhitungan :
Jenis-jenis Matriks
Jenis-jenis matriks dapat dibagi berdasarkan ordo dan elemen / unsur dari matriks tersebut.
Berdasarkan ordo Matriks dapat di bagi menjadi beberapa jenis yaitu :
Berdasarkan ordo Matriks dapat di bagi menjadi beberapa jenis yaitu :
- Matriks Bujursangkar adalah matriks yang memiliki ordo n x n atau banyaknya baris sama dengan banyaknya kolom yang terdapat dalam mtriks tersebut. Matriks ini disebut juga dengan matriks persegi berordo n.
Contoh :
- Matriks Baris adalah Matriks Baris adalah matriks yang terdiri dari satu baris
Contoh : A = ( 2 1 3 -7 )
- Matriks Kolom adalah Matriks Kolom adalah matriks yang terdiri dari satu kolom.
Contoh :
- Matriks Tegak adalah suatu matriks yang banyaknya baris lebih dari banyaknya kolom.
Contah :
- Matriks datar adalah Matriks yang banyaknya baris kurang dari banyaknya kolom.
Contoh :
Berdasarkan elemen-elemen penyusunnya matriks dapat di bagi menjadi beberapa jenis yaitu :
- Matriks Nol adalah Suatu matriks yang setiap unsurnya 0 berordo m x n, ditulis dengan huruf O.
- Matriks Diagonal adalah suatu matriks bujur sangkar yang semua unsurnya , kecuali unsur-unsur pada diagonal utama adalah nol.
- Matriks Segi Tiga adalah suatu matriks bujur sangkar yang unsur-unsur dibawah atau diatas diagonal utama semuanya 0 .
Dimana Matriks C disebut matriks segi tiga bawah dan matriks D disebut matriks segitiga atas.
- Matriks Skalar adalah matriks diagonal yang unsur-unsur pada diagonal utama semuanya sama.
- Matriks Identitas atau Matriks Satuan adalah matriks diagonal yang unsur-unsur pada diagonal utama semuanya satu ditulis dengan huruf I.
- Matriks Simetri adalah suatu matriks bujur sangkar yang unsur pada baris ke-i kolom ke-j sama dengan unsur pada baris ke-j kolom ke-i sehingga aij = aji .
Langganan:
Postingan (Atom)

























